Motor Dirampas Oknum Debt Collector, Warga Bengkulu Lapor ke Polda
Motor Dirampas Oknum Debt Collector, Warga Bengkulu Lapor ke Polda--(Sumber Foto: Imron/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Aksi perampasan motor okeh oknum debt collector kembali meresahkan masyarakat di Kota Bengkulu.
Seorang warga Kota Bengkulu bernama Irna Meisari (39) melapor ke Polda Bengkulu setelah motornya dirampas oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector dari PT Almer Jabar Nusantara, pada Sabtu malam (18/10/2025).
BACA JUGA:Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembacokan Satu Keluarga di Bengkulu Selatan Diamankan di Kebun Sawit
BACA JUGA:Ibu dan Anak Jadi Korban Pembacokan di Bengkulu Selatan, Pelaku Masih Berkeliaran
Irna menceritakan, kejadian bermula ketika keponakannya, Lendra, mengendarai motor Honda BD 6171 IH miliknya melintas di Jalan Jati No. 42, Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, pada Jumat sore (17/10/2025).
“Keponakan saya tiba-tiba diberhentikan oleh beberapa orang tak dikenal. Mereka lalu membawanya ke sebuah kantor di kawasan Putri Gading Cempaka. Begitu keluar dari kantor itu, motor yang dibawanya sudah tidak ada,” ujar Irna.
BACA JUGA:Konsolidasi di Bengkulu, Presiden PKS Muzzammil Yusuf Serukan Politik Pelayanan dan Kemanusiaan
BACA JUGA:Cegah Longsor, BPBD Bengkulu Selatan Rencanakan Usulan Terasering di Jalur Lintas Manna-Pagar Alam
Ia mengaku sangat dirugikan dan tidak menerima cara yang dilakukan oleh pihak yang mengaku penagih utang tersebut.
Menurutnya, bila memang ada persoalan kredit, seharusnya diselesaikan sesuai aturan, bukan dengan tindakan yang merugikan pihak lain.
“Saya minta kasus ini diproses secara hukum. Kalau memang ada masalah cicilan, harusnya diselesaikan secara resmi, bukan dengan cara seperti ini,” tegas Irna.
BACA JUGA:Rampas Emas 25 Gram, Polisi Amankan Pelaku Curas di Manna
BACA JUGA:Diguyur Hujan hingga Dini Hari, Jalan Lintas Barat Seluma dan 4 Desa Terendam Banjir
Hingga kini, Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Andy Pramudya Wardana, S.I.K, belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


