16 Kerukunan Tabut Budaya Dukung Pemprov Bengkulu Gelar Festival Tabut 2025 di Sport Center
16 Kerukunan Tabut Budaya Dukung Pemprov Bengkulu Gelar Festival Tabut di Sport Center--(Sumber Foto: Robi/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS — Kerukunan Tabut Budaya (KETAB) menggelar rapat koordinasi bersama 16 perwakilan keluarga besar KETAB pada Sabtu (17/5), bertempat di Sekretariat KETAB, Jl. Ratu Agung No. 14, Kelurahan Anggut Bawah, Kota Bengkulu.
Pertemuan ini membahas agenda persiapan pelaksanaan Festival Tabut tahun 2025 yang direncanakan digelar di Sport Center, Bumi Merah Putih Bengkulu.
Rapat yang dimulai pada pukul 15.30 WIB (ba’da Ashar) ini menegaskan komitmen 16 KETAB untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menyukseskan gelaran budaya tahunan tersebut.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Dorong Generasi Produktif Berwirausaha Lewat Program PKW
BACA JUGA:4.500 Pekerja Kehilangan Pemasukan Akibat Pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai
Wahyudi, Ketua KETAB, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh kegiatan yang menjadi ikon budaya Bengkulu itu.
"Intinya kami dari 16 Keluarga Besar Kerukunan Tabot Budaya (KETAB) Provinsi Bengkulu mendukung dan siap menyukseskan agenda Pemerintah dalam kegiatan Festival Tabot 2025 di Sport Center, Bumi Merah Putih Bengkulu," ujar Wahyudi seusai rapat.
Senada dengan Wahyudi, Koordinator Departi KETAB, Idramsyah, juga menyampaikan dukungan yang sama. Namun ia berharap adanya perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi, terutama terkait alokasi dana untuk pembangunan tabut.
BACA JUGA:14 Peserta Selkom PPPK Tahap II Pemprov Bengkulu Gugur, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Ombudsman Soroti Polemik Penerapan Opsen Pajak Kendaraan di Bengkulu
“Kalau dana Rp 50 juta yang diberikan kepada kami untuk membangun tabut, terus terang itu sangat minim sekali,” jelas Idramsyah.
Ia juga mengusulkan agar Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dapat mengeluarkan imbauan kepada instansi-instansi baik di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi agar turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan tabot.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar Festival Tabut 2025 dapat terselenggara lebih meriah dan bermakna.
BACA JUGA:Harga Cabai Anjlok di Seluma, Ayam Potong Justru Melambung
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


