Resmi Dilepas, 393 Jamaah Haji Kloter Pertama Bengkulu Bertolak Menuju Madinah
Resmi Dilepas, 393 Jamaah Haji Kloter Pertama Bengkulu Bertolak Menuju Madinah--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS — Gelombang pertama tamu Allah dari Provinsi Bengkulu resmi memulai perjalanan suci mereka. Sebanyak 393 jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Provinsi Bengkulu diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui embarkasi antara, Jumat malam (24/4).
Proses mobilisasi jamaah dilakukan dalam dua fase penerbangan menggunakan maskapai Lion Air dari Bandara Fatmawati Soekarno menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Penerbangan pertama mengangkut 197 jamaah pada pukul 22.45 WIB, disusul gelombang kedua sebanyak 196 jamaah pada pukul 23.10 WIB. Setelah transit di Padang, seluruh jamaah dijadwalkan terbang menuju Madinah pada Sabtu pagi (25/4) pukul 05.20 WIB dengan pesawat Garuda Indonesia.
Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, dalam prosesi pelepasan menekankan pentingnya ketahanan fisik mengingat jadwal ibadah yang padat di Arab Saudi.
BACA JUGA:Sinergi Lintas Provinsi, Bengkulu dan Sumsel Matangkan Rencana Jalan Khusus Batu Bara
“Jaga kesehatan, jaga nama baik Provinsi Bengkulu selama berada di Tanah Suci,” pesan Khairil kepada para jamaah.
Musim haji 2026 ini mengusung misi khusus dengan tema layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Bengkulu, H. Intihan, memastikan seluruh fasilitas pendukung telah disiapkan secara optimal.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. Kami juga memastikan pelayanan bagi jamaah, khususnya lansia, disabilitas, dan perempuan, berjalan maksimal sesuai tema haji tahun ini,” tutur H. Intihan.
Kloter perdana ini merupakan gabungan dari 367 warga Kota Bengkulu dan 20 jamaah asal Kabupaten Kepahiang. Mereka didampingi oleh satu pembimbing ibadah serta lima petugas PPIH profesional.
BACA JUGA:Anggaran Terbatas, Desa Talang Sebaris Seluma Cicil Perbaikan Rumah Layak Huni demi Tekan Stunting
BACA JUGA:Isi Kekosongan Kursi Dapil II, DPRD Seluma Proses PAW Santoso sebagai Pengganti Ramadhansyah
Secara demografis, rombongan ini terdiri dari 171 pria dan 222 wanita. Keberangkatan kali ini mencatat Paidi (81) asal Kepahiang sebagai jamaah tertua, sementara M. Aziz Rizki (22) asal Kota Bengkulu menjadi jamaah dengan usia paling muda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

