Bupati Pastikan Krisis Listrik di Kabupaten Mukomuko Teratasi Tahun Ini

Senin 29-01-2024,16:33 WIB
Reporter : Jemiand
Editor : Ria Sofyan

BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah Kabupaten Mukomuko menyatakan bahwa dalam waktu dekat krisis listrik yang selama ini menjadi permasalahan di Kabupaten Mukomuko akan segera teratasi.

Hal tersebut karena dalam waktu dekat pembangkit listrik tenaga diesel yang selama ini beroperasi akan digantikan oleh pembangkit listrik yang dialiri melalui SUTT.

BACA JUGA:Bekerja Sama dengan Kimia Farma, Ketersediaan Obat di RSUD Mukomuko Berangsur Terpenuhi

Krisis listrik yang terjadi di Kabupaten Mukomuko dimulai semenjak Kabupaten ini berdiri.

Kabar baiknya dalam waktu dekat akan segera teratasi. Karena selama ini pembangkit listrik yang ada hanya berada di tiga wilayah yaitu Kecamatan Kota Mukomuko, Kecamatan Teramang Jaya dan Kecamatan Ipuh.

BACA JUGA:Plt Kades Kemang Manis Belum Dilantik, BLT dan Gaji Perangkat Desa Tertahan 4 Bulan

Tiga pembangkit listrik yang selama ini mengaliri tersebut tidak menyediakan listrik untuk Kabupaten Mukomuko berasal dari pembangkit listrik tenaga diesel.

Sehingga banyak kelemahan dan kekurangan daya dalam pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:Bawa Hoki, 6 Tanaman Ini Dipercaya dapat Membawa Keberuntungan, Yuk Tanam di Rumah!

Disampaikan Bupati Mukomuko Sapuan, bahwa dalam waktu dekat semua aliran listrik yang ada di Kabupaten Mukomuko akan disuplai dari PLN Wilayah Sumatera Tengah yang dialiri melalui jaringan SUTT atau Saluran Udara Tegangan tTinggi.

Saat ini gardu induk sudah berdiri dan sudah mulai dioperasikan di wilayah Kecamatan Teramang Jaya.

BACA JUGA:Jelang Masa Jabatan Berakhir, Gubernur Rohidin Tekankan OPD Percepat Realisasi Program 2024

"Dengan beroperasinya jaringan listrik dari sutt tersebut maka dua dari tiga pembangkit listrik tenaga diesel yang ada memiliki pln di kabupaten Mukomuko akan ditutup secara total yaitu di wilayah Kecamatan Kota Mukomuko dan wilayah Kecamatan Teramang, Jaya, namun untuk yang berada di Kecamatan Ipuh akan tetap dipertahankan menunggu normalisasi aliran listrik ke wilayah tersebut," kata Sapuan.

(Jemiand)

Kategori :