Meski tinggi merkuri, Anda tetap bisa mengonsumsinya dengan aman bila memilih tenggiri yang dibudidaya dengan kontrol tertentu sesuai standar KKP.
BACA JUGA:Polisi Ringkus Satu Pelaku Pengeroyokan di Warung Remang-remang Kota Bengkulu
5. Ikan pari
--(Sumber Foto: web/istockphoto)
Ikan pari hidup di dasar laut dan sering memakan organisme kecil yang terkontaminasi merkuri.
Salah satu penelitian dalam jurnal Environmental Monitoring and Assessment mengatakan kandungan merkuri pada ikan pari berbeda-beda tergantung jenisnya.
Kandungan merkuri pada ikan pari yaitu spesies Mobula spp. mengandung 0,22 ppm, Rhinoptera steindachneri 0,25 ppm, dan Mobula japanica 0,01 ppm.
Meski berada di bawah batas aman, ikan pari sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering untuk menghindari risikonya.
BACA JUGA:19 Unit Kendaraan Operasional Desa di Kabupaten Seluma Segera Dilelang
BACA JUGA:5 Rekomendasi Haircare untuk Rambut Lepek, Mulai Dari Shampoo hingga Serum Rambut
7. Barramundi
Barramundi adalah ikan besar yang hidup di perairan air tawar dan payau serta merupakan predator utama dalam ekosistemnya.
Barramudi memakan ikan-ikan kecil yang mungkin telah terkontaminasi merkuri sehingga termasuk ikan bermerkuri.
Selain itu, barramudi memiliki umur hidup yang cukup panjang, memungkinkan akumulasi merkuri lebih besar.
Konsumsi barramundi perlu dibatasi untuk mengurangi risiko kesehatan akibat merkuri.