BACA JUGA:Bisa Dilakukan di Rumah, Atasi Nyeri Otot dengan 5 Cara Mudah Ini
Selain itu, murbei juga mengandung sorbitol, sejenis gula alkohol yang dapat bersifat laksatif (memperlancar buang air besar) jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi.
Sorbitol dapat menarik air ke usus besar, yang bisa menyebabkan diare, terutama jika tubuh tidak terbiasa mencernanya.
--(Sumber Foto: web/istockphoto)
BACA JUGA:Toko Pernak-pernik di Kota Bengkulu Masih Sepi Pembeli Jelang Tahun Baru Imlek 2025
BACA JUGA:5 Gejala Nyeri Otot yang Perlu Kamu Ketahui, Salah Satunya Otot Sensitif Saat Disentuh
3. Penurunan Gula Darah
Efek samping buah murbei bagi kesehatan ketika dikonsumsi secara berlebihan adalah dapat menurunkan gula darah pada tubuh.
Buah murbei dapat menyebabkan penurunan gula darah karena mengandung senyawa alami yang memiliki sifat menurunkan kadar glukosa dalam darah.
BACA JUGA:Kulit Semangka Ternyata Dapat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Cek Manfaat Lengkapnya di Sini
BACA JUGA:Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp2,7 Miliar untuk Penanganan Stunting di Kota Bengkulu
Murbei dikenal dapat menurunkan kadar gula darah, yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Namun, bagi orang dengan gula darah normal atau yang sedang mengonsumsi obat diabetes, konsumsi murbei berlebihan bisa menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah).
4. Interaksi dengan Obat
Buah murbei bisa berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, khususnya obat diabetes dan obat pengencer darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko efek samping dari obat-obatan tersebut atau menyebabkan ketidakseimbangan dalam tubuh.
BACA JUGA:Dinkes Kota Bengkulu: Makan Bergizi Gratis Tidak Beririsan dengan Program Penurunan Stunting
BACA JUGA:6 Penyebab Nyeri Otot pada Tubuh, Stres Bisa Ikut Berperan, Lho!