BACA JUGA:6 Tips Berburu Link DANA Kaget Agar Aman, Selalu Verifikasi Keaslian Link Sebelum Klik
BACA JUGA:MUI Kota Bengkulu Keluarkan Maklumat Menyambut Ramadhan 1446 Hijriah
Anemia Aplastik
Anemia jenis ini tergolong langka pada anak karena tubuh akan berhenti memproduksi sel darah merah serta sel darah putih.
Penyebab utama kondisi ini karena adanya kerusakan sumsum tulang yang mematikan produksi sel darah baru.
3. Anemia Normositik
Jenis anemia lainnya adalah anemia normositik dimana bentuk serta ukuran sel darah merahnya ada dalam ukuran normal namun kemungkinan sel darah merahnya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Kondisi ini dapat terjadi karena adanya infeksi, penyakit kronis, hingga adanya kelainan.
BACA JUGA:Cara Membuat Kulit Pangsit Rumahan Anti Gagal , Mudah dan Simple dengan Bahan Seadanya
Hemolitik
Anemia hemolitik ini merupakan kondisi saat sel darah merah mengalami kerusakan yang terlalu cepat sehingga tubuh tidak memiliki sel darah sehat yang cukup.
Penyebabnya adalah kemungkinan adanya faktor keturunan akibat gen yang salah dalam mengendalikan produksi sel darah merah.
Hilangnya Darah
Kehilangan darah kronis juga dapat menjadi penyebab anemia, salah satunya anemia normositik yang tergolong sebagai anemia akut yang jarang terjadi pada anak yang sehat.
Biasanya kondisi ini terjadi akibat tumor serta gangguan sistem oencernaan seperti maaf, gastritis, wasir, hingga kemungkinan adanya kanker.