Capsaicin dapat digunakan dalam bentuk krim atau salep yang dioleskan pada kulit untuk mengurangi rasa sakit akibat kondisi seperti arthritis dan neuropati.
Senyawa ini bekerja dengan cara mengurangi jumlah neurotransmitter yang mengirimkan sinyal nyeri ke otak, sehingga memberikan rasa lega.
Hal ini menjadikan cabai rawit sebagai alternatif alami untuk mengatasi nyeri tanpa efek samping yang sering kali terkait dengan penggunaan obat pereda nyeri.
BACA JUGA:Menimbulkan Efek Samping, Ini Bahaya Mengonsumsi Apel Hijau Berlebihan
3. Mendukung kesehatan pencernaan
Meskipun sering dianggap menyebabkan gangguan pencernaan, cabai rawit dalam jumlah yang tepat justru dapat memberikan manfaat bagi sistem pencernaan.
Pasalnya, cabai rawit merangsang sekresi enzim pencernaan yang membantu proses pencernaan makanan dengan lebih efisien.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi cabai dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti dispepsia.
Selain itu, cabai juga dapat membantu menyeimbangkan flora usus sehingga dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan.
BACA JUGA:Punya Kandungan Nutrisi Melimpah, Cek di Sini Manfaat yang Bisa Diklaim Tubuh dari Biji Ketumbar
BACA JUGA:Meski Terbatas Anggaran, HUT RI ke-80 di Bengkulu Selatan Tetap Meriah
4. Meningkatkan metabolisme
Manfaat dari cabai rawit adalah dapat meningkatkan metabolisme tubuh.
Lantaran cabai rawit mengandung senyawa aktif bernama capsaicin, yang dikenal mampu meningkatkan metabolisme tubuh.
Capsaicin ini dapat meningkatkan suhu tubuh dan mempercepat pembakaran kalori, sehingga membantu proses penurunan berat badan.