Program 'Belanjo Rame-Rame', Pemkot Bengkulu Kerahkan ASN Ramaikan Pasar Minggu dan PTM

Kamis 05-02-2026,12:21 WIB
Reporter : Muhammad Haikal
Editor : Ria Sofyan

BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Pada Kamis (5/2) pagi, Wali Kota Bengkulu memimpin langsung ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot untuk menyerbu Pusat Toko Modern (PTM) dan Pasar Minggu dalam aksi bertajuk "Belanjo Rame-Rame".

Kegiatan ini sengaja dirancang untuk memberikan stimulus langsung bagi para pedagang pasar dan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi di Kota Bengkulu.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa peran ASN sangat krusial sebagai penggerak konsumsi produk lokal. Dengan belanja bersama ini, diharapkan perputaran uang tetap berada di dalam daerah.

BACA JUGA:Aksi Bersih di Pantai Panjang, Korem 041/Gamas Temukan Limbah Kelapa Berbelatung

BACA JUGA:Gedor Pintu Tak Berespons, Ayah di Koto Jaya Temukan Anaknya Meninggal Dunia di Dalam Kamar

“Melalui belanja bersama ini, kita ingin mengajak semua pihak untuk meramaikan pasar dan pusat perbelanjaan. Dengan berbelanja, kita membantu pedagang, menggerakkan ekonomi lokal, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kota Bengkulu,” ujar Dedy.

Suasana di dalam PTM tampak lebih meriah dari biasanya. Mengenakan pakaian dinas, para ASN menyebar ke berbagai lapak, mulai dari pedagang pakaian, kebutuhan pokok, hingga kuliner. Wali Kota sendiri tampak berinteraksi akrab sembari memborong sejumlah barang milik pedagang.

Aksi borong ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk ajakan kepada masyarakat luas agar tidak ragu kembali berbelanja di pasar-pasar tradisional dan pusat perbelanjaan lokal yang lebih nyaman dan lengkap.

Melihat dampak instan dan kegembiraan para pedagang, Wali Kota memastikan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti sebagai aksi sekali jalan.

Pihaknya akan mengevaluasi agar kegiatan serupa bisa dijadwalkan secara berkala di lokasi-lokasi ekonomi lainnya.

BACA JUGA:Ayah dan Anak Pelaku Penganiayaan Lansia di Sumur Dewa Resmi Ditahan Polisi

BACA JUGA:Wanita di Kepahiang Tewas Tersengat Listrik Ranjau Babi, Keluarga Curigai Barang Hilang dan Luka Tak Wajar

“Kedepan, kita akan lakukan kegiatan seperti ini secara rutin. Agar para pedagang merasa nyaman untuk berjualan di dalam pasar," tutup Dedy.

Diharapkan dengan adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah, ekosistem perdagangan di Kota Bengkulu semakin inklusif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tengah gempuran tren belanja daring.

Kategori :