BETVNEWS – Istilah micro trauma atau mikrotrauma mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang.
Padahal, micro trauma ini dapat terjadi dalam aktivitas sehari-hari, terutama ketika tubuh menerima tekanan atau beban kecil secara berulang.
Micro trauma biasanya tidak terasa seperti cedera besar. Namun, jika terjadi terus-menerus dan tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk pulih, keluhan seperti nyeri, kaku, atau penurunan fungsi dapat muncul.
Berikut penjelasan tentang micro trauma yang perlu kamu ketahui dalam sehari-hari.
BACA JUGA:Bisa Menambah Asupan Kalori, Cek Efek Samping Kacang Mete untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui
1. Mengenal Micro Trauma
Micro trauma adalah kerusakan atau cedera kecil pada jaringan tubuh yang terjadi secara berulang, biasanya akibat tekanan, gerakan, beban, atau penggunaan bagian tubuh secara berlebihan.
Berbeda dengan cedera akut seperti jatuh atau terbentur keras, micro trauma biasanya terjadi secara perlahan.
Contohnya, seseorang melakukan gerakan yang sama berulang kali setiap hari. Satu kali gerakan mungkin tidak menimbulkan masalah.
Namun, jika dilakukan terus-menerus tanpa pemulihan yang cukup, jaringan tubuh dapat mengalami beban berulang.
BACA JUGA:Ini Ragam Jenis Buah Plum dengan Karakteristiknya yang Menarik, Ada Japanese hingga Satsumsa
2. Micro Trauma Tidak Selalu Terasa Langsung
Salah satu alasan micro trauma sering tidak disadari adalah karena keluhannya tidak selalu muncul saat kejadian.
Pada awalnya, seseorang mungkin hanya merasa sedikit pegal setelah melakukan aktivitas. Namun, jika aktivitas yang sama terus dilakukan, rasa tidak nyaman dapat semakin sering muncul.
Karena itu, jangan selalu menganggap nyeri ringan yang berulang sebagai sesuatu yang harus diabaikan.