Jalan Napal Jungur-Dusun Tengah Tergerus Longsor, Warga Minta Segera Diperbaiki

Senin 24-08-2026,17:23 WIB
Reporter : Julyan Pabella
Editor : Ria Sofyan

BENGKULU, BETVNEWS – Kondisi jalan penghubung Desa Napal Jungur menuju Dusun Tengah, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, kian mengkhawatirkan. Sejumlah bagian di sisi badan jalan mulai tergerus akibat longsor yang terjadi setelah cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.

Kerusakan terlihat di salah satu titik jalan, tepat setelah melewati kawasan objek wisata Pemandian Napal Jungur. Bagian pinggir badan jalan tampak terkikis, sementara di bawahnya terdapat jurang dan aliran sungai yang berpotensi mempercepat pengikisan apabila hujan deras kembali terjadi.

Kondisi tersebut membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas, terlebih jalur tersebut masih menjadi akses penting bagi masyarakat di sejumlah desa.

BACA JUGA:IKPMPB-Y Gelar Aksi Galang Dana Peduli Gempa Bumi Flores NTT

BACA JUGA:Efisiensi Biaya dan Tekan Emisi, Pelindo Bengkulu Operasikan GLC Bertenaga Listrik

"Pinggir jalan sudah mulai tergerus. Kalau hujan deras lagi, kami khawatir longsornya semakin besar dan badan jalan bisa ikut amblas," Erwan ujar salah seorang warga Desa Napal Jungur.

Jalur ini menjadi akses penghubung sejumlah desa di Kecamatan Lubuk Sandi, mulai dari Desa Tanjung Kuaw, Napal Jungur, Lubuk Terentang, Talang Kebun, Dusun Tengah, Arang Sapat hingga Cawang.

Selain digunakan sebagai akses transportasi masyarakat, kawasan tersebut juga memiliki potensi wisata alam serta sektor pertanian. Sejumlah komoditas seperti durian dan kopi menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat setempat.

BACA JUGA:Masa Jabatan Plt OPD Seluma Lampaui Batas Maksimal BKN

BACA JUGA:Tak hanya Sebagai Rempah Seblak, Ini Dia Manfaat Kencur Bagi Wanita

Warga menilai kondisi jalan perlu segera mendapat perhatian pemerintah, terutama pada titik yang berada di dekat jurang dan aliran sungai.

"Kami berharap ada penanganan sebelum kerusakannya semakin parah. Kalau dibiarkan, bukan tidak mungkin jalan ini menjadi sulit dilewati masyarakat," katanya.

Kondisi geografis wilayah yang berbukit dan memiliki sejumlah lereng curam juga membuat jalur tersebut cukup rawan mengalami longsor ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan pada bagian jalan yang telah tergerus, tetapi juga memperkuat tebing dan sisi badan jalan agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi.

BACA JUGA:Ini Efek Samping Kaki Kesemutan yang Sering Terabaikan, Salah Satunya Gangguan Psikologis

Kategori :