Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Petani Bang Haji Bengkulu Tengah Dilarang Angkut Sawit Pribadi, PT RAA Portal Akses Jalan Perkebunan

Petani Bang Haji Bengkulu Tengah Dilarang Angkut Sawit Pribadi, PT RAA Portal Akses Jalan Perkebunan

Petani Bang Haji Bengkulu Tengah Dilarang Angkut Sawit Pribadi, PT RAA Portal Akses Jalan Perkebunan--(Sumber Foto: Ronal/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Puluhan petani sawit dan kopi di Kecamatan Bang Haji, Kabupaten Bengkulu Tengah mengeluhkan larangan pengangkutan hasil panen pribadi yang diberlakukan oleh PT Riau Agrindo Agung (RAA).

Perusahaan tersebut diduga secara sepihak memasang portal pada akses jalan utama menuju lahan-lahan perkebunan milik warga.

Larangan ini diperkuat melalui surat edaran nomor 589/RAA/X tertanggal 18 Oktober 2024, yang ditujukan kepada para kepala desa di wilayah sekitar.

Dalam surat tersebut, PT RAA menyatakan pelarangan penggunaan akses jalan oleh warga untuk keperluan pengangkutan hasil pertanian.

BACA JUGA:Ribuan Masyarakat Hadiri Car Free Day HUT Bhayangkara ke-79 Polda Bengkulu

BACA JUGA:Tak Perlu Khawatir, Cukup Gunakan Cara Ini Kulit Wajah Auto Bebas Flek Hitam

Padahal, jalan tersebut selama ini menjadi satu-satunya jalur vital bagi petani dalam mengangkut hasil panen dari kebun mereka.

Petani setempat, Isman Joni, mengungkapkan kekecewaannya atas kebijakan tersebut.

Ia mengatakan bahwa pihak keamanan perusahaan menolak warga untuk mengambil hasil panen mereka sendiri.

"Sangat disayangkan tindakan pihak perusahaan ini sangat mempersulit masyarakat," ungkapnya.

BACA JUGA:Sereh Tawarkan Manfaat Baik untuk Jaga Kesehatan Tubuh, Simak Lebih Lengkap Disini!

BACA JUGA:Terpilih Aklamasi di Musda ke-IV Sebagai Ketua DPD Hanura Bengkulu, Ini Targetkan Usin Sembiring

Ia juga menambahkan bahwa kebunnya cukup jauh dari desa. Jika hasil panen dibiarkan terlalu lama tanpa bisa diangkut, maka buah sawit akan membusuk dan menyebabkan kerugian.

"Ini sangat merugikan kami, apa lagi hasil perkebunan merupakan sumber penghidupan kami dan warga sekitar." Tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait