Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Rencana Pernikahan Kandas, Pemuda Bengkulu Selatan Ditahan Karena Kasus Pembacokan Tebat Gelumpai

Rencana Pernikahan Kandas, Pemuda Bengkulu Selatan Ditahan Karena Kasus Pembacokan Tebat Gelumpai

Rencana Pernikahan Kandas, Pemuda Bengkulu Selatan Ditahan Karena Kasus Pembacokan Tebat Gelumpai--(Sumber Foto: Ary/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Harapan RO (19) untuk membangun rumah tangga bersama kekasihnya pada September mendatang kandas setelah dirinya terjerat kasus pembacokan di kawasan Tebat Gelumpai, Jumat (22/8).

Pemuda asal Jalan Telkom, Kelurahan Padang Kapuk, Kecamatan Kota Manna itu kini harus berurusan dengan hukum.

RO mengaku, sebelum peristiwa naas itu, dirinya bersama sang pacar sedang menyiapkan rencana pernikahan.

Namun, semua rencana indah itu sirna setelah ia ditetapkan sebagai tersangka.

“Rencananya sebentar lagi kami menikah, bulan September nanti,” ucap RO dengan nada penyesalan saat diwawancarai, Selasa (26/8).

BACA JUGA:Sampah Berserakan di Bengkulu Selatan, DLHK Minta Tambahan Kontainer ke Gubernur

BACA JUGA:4 Lahan HGU Perusahaan Perkebunan di Bengkulu Dilepaskan, Minimalisir Konflik Pertanahan

Kronologi peristiwa bermula ketika motor yang dikendarai pacar RO tidak sengaja menyenggol korban, Habib Trisnanda (18), warga Desa Batu Lambang, Kecamatan Pasar Manna.

Korban yang merasa kesal kemudian membentak pacar RO hingga memicu percekcokan.

Tak terima pasangannya dibentak, RO yang terbakar emosi langsung mengeluarkan pisau sepanjang 20 sentimeter yang dibawanya dan membacok korban.

“Yang bawa motor itu orang rumah saya. Dia tidak sengaja menyenggol korban. Karena pacar saya dibentak, akhirnya saya membacok. Pisau memang saya bawa karena rencana mau mancing,” terang RO.

BACA JUGA:Hari Lahir Kejaksaan ke-80, Kejari Gelar Turnamen Futsal Adhyaksa Seluma Cup II

BACA JUGA:Sekolah di Bengkulu Selatan Dilarang Jual Buku Pelajaran, Dikbud Siapkan Anggaran Rp4 Miliar

RO menegaskan, dirinya sama sekali tidak memiliki dendam pribadi terhadap korban. Peristiwa itu murni terjadi karena emosi sesaat yang tidak terkendali.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait