Bank Indonesia

Tragis, Petani Sawit di Seluma Tewas Tersengat Listrik Saat Memanen

Tragis, Petani Sawit di Seluma Tewas Tersengat Listrik Saat Memanen

Tragis, Petani Sawit di Seluma Tewas Tersengat Listrik Saat Memanen--(Sumber Foto: Jul/BETV)

SELUMA, BETVNEWS – Suasana pagi di Kelurahan Talang Saling, Kabupaten SELUMA, berubah menjadi duka mendalam pada Sabtu, 17 April 2026. Seorang petani muda, Agung Refaldi (25), dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat tengah memanen kelapa sawit di kebun miliknya yang berlokasi di Kelurahan Lubuk Lintang.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi memanen sawit.

Petaka muncul ketika korban mencoba memanen pohon sawit setinggi kurang lebih 10 meter menggunakan egrek (alat panen) sepanjang 12 meter. Tanpa disadari, alat panen berbahan logam tersebut menyentuh kabel listrik PLN yang melintas tepat di dekat area pohon. Arus listrik tegangan tinggi pun langsung merambat dan menyengat tubuh korban.

BACA JUGA:Kogabwilhan I Gelar Latihan Operasi Bencana Megathrust 2026 di Pesisir Bengkulu

BACA JUGA:Stok Vaksin Rabies Seluma Kritis, Tersisa 7 Vial untuk 121 Kasus Gigitan

Dua orang saksi mata, Herman dan Subhan, yang berada di sekitar lokasi melihat korban terpaku pada alat panennya dan sulit melepaskan diri. Keduanya bergegas memberikan pertolongan dan segera melarikan korban ke RSUD Tais untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Namun sayang, takdir berkata lain. Setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.

Kapolres Seluma, AKBP Bonar R.P. Pakpahan, melalui Kapolsek Seluma Timur, Iptu Sinaga, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja tersebut.

"Laporan mengenai warga yang meninggal dunia akibat tersengat listrik benar adanya. Personel kepolisian sudah turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang memberikan pertolongan pertama kepada korban," ujar Kapolsek.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Tetap Optimistis Tol Bengkulu–Lubuklinggau Dilanjutkan Meski Terhenti di 2026

BACA JUGA:Resmi! Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Berikut Rincian di Provinsi Bengkulu

Pemeriksaan fisik menunjukkan korban mengalami luka bakar serius pada bagian telapak tangan serta luka pada bagian telapak kaki akibat aliran listrik yang masuk ke tubuhnya. Jenazah korban saat ini telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Pihak kepolisian pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para petani sawit, agar lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan jarak aman dengan kabel listrik saat melakukan aktivitas panen demi menghindari kejadian serupa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait