Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Di Tengah Era Digital, Pria di Bengkulu Pilih Koleksi Ribuan Prangko Sejak 1998, Bangkitkan Kenangan Masa Lalu

Di Tengah Era Digital, Pria di Bengkulu Pilih Koleksi Ribuan Prangko Sejak 1998, Bangkitkan Kenangan Masa Lalu

Zainal Atem, pengoleksi seribu prangko sejak tahun 1998--(Sumber Foto: Veronika/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Di tengah maraknya teknologi digital yang membuat surat-menyurat semakin ditinggalkan, Zainal Atem justru melestarikan kenangan masa lalu lewat ribuan koleksi prangko yang ia kumpulkan sejak puluhan tahun lalu.

Pria yang pernah bekerja di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkulu ini mulai ternyata sudah aktif mengumpulkan prangko sejak tahun 1998. 

BACA JUGA:Kejari Bengkulu Utara Tetapkan Kades Lebong Tandai Sebagai Tersangka Korupsi APBDes TA 2022-2023

BACA JUGA:Masyarakat Selagan Raya Mukomuko Tolak Lahan Pertanian Dijadikan Zona Pertambangan, Ancam Demo Besar-besaran

Awal mulanya ia mengumpulkan prangko ketika menemukan banyak sampul surat bekas yang dibuang di kantor tempatnya bekerja.

"Saya mulai aktif mengumpulkan prangko ini mulai dari tahun 1998 di kantor Dinas PU. Sampai tahun 2013 atau 2014 itu masih banyak surat masuk. Tapi sejak adanya teknologi handphone, orang sudah jarang kirim surat lagi,” ujar Zainal saat diwawancarai.

BACA JUGA:Saling Tatap di Tempat Parkir Hiburan Malam, Mahasiswa di Bengkulu Ditikam OTD

BACA JUGA:50 Pejabat Eselon II hingga IV di Pemprov Bengkulu Dilantik, Ini Pesan Gubernur Helmi Hasan

Menurutnya, sejak tahun 2014 hampir tidak ada lagi surat yang diterima di kantornya. Mulai dari situlah muncul keinginannya untuk menyelamatkan prangko-prangko bekas agar tidak hilang ditelan waktu.

“Sebagiab orang membuang bekas sampul surat. Karena merasa sayang ya udah kita ambil dan kumpulkan. Saat itu saya berpikir di generasi mendatang pasti sudah tidak ada lagi yang pakai prangko ini," jelasnya.

BACA JUGA:Anggaran Terbatas, PPPK Paruh Waktu Seluma Terancam Tak Digaji Sesuai UMP

BACA JUGA:Kecelakaan di Jalan Bencoolen, Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Langsung Serahkan Diri ke Polisi

Zainal sempat berusaha berkoordinasi dengan pihak Kantor Pos Padang Jati untuk menanyakan soal koleksi prangko, namun belum mendapat tanggapan.

“Kita sudah beberapa kali ke kantor pos, tapi tidak ada respon. Jadi kami putuskan menghubungi beberapa pihak media saja,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait