Jamur tiram juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat, terutama yang berkaitan dengan pengencer darah.
Hal ini lantaran senyawa tertentu dalam jamur ini dapat memengaruhi efektivitas obat-obatan tersebut.
Oleh sebab itu, jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah, maka penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi jamur tiram dan makanan lain yang dapat memengaruhi kesehatan.
Selain itu, untuk kamu yang sedang menjalani pengobatan jangka panjang juga disarankan untuk memperhatikan pola makan mereka agar tidak terjadi interaksi yang tidak diinginkan.
BACA JUGA:10 Aplikasi Penghasil Uang Terbaru Maret 2025, Siap Bikin Cuan Auto Ngalir ke Dompetmu
4. Risiko Kontaminasi
Jamur tiram yang tidak dibersihkan atau dimasak dengan baik dapat membawa risiko kontaminasi.
Hal ini lantaran jamur yang tumbuh di lingkungan yang tidak bersih dapat menyerap toksin atau bahan berbahaya lainnya.
Jika kamu mengonsumsi jamur tiram yang terkontaminasi maka dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti mual, muntah, dan diare.
Oleh karena itu, penting untuk selalu memilih jamur yang segar, serta mencucinya dengan baik dan memasaknya pada suhu yang tepat sebelum dikonsumsi.
BACA JUGA:Gelar Buka Puasa Bersama, Gubernur dan Wagub Bengkulu Pastikan Sekolah Tanpa Pungutan
BACA JUGA:Helmi-Mian Gandeng Forkopimda Wujudkan Program Bantu Rakyat
5. Ketidakseimbangan Nutrisi
Mengonsumsi jamur tiram secara berlebihan juga dapat mengakibatkan ketidakseimbangan nutrisi dalam konsumsi sehari-hari.
Hal ini lantaran meski jamur tiram kaya akan nutrisi, namun terlalu banyak mengandalkan satu jenis makanan dapat mengurangi keragaman nutrisi yang diperlukan tubuh.