BACA JUGA:Jangan Lewatkan! Aplikasi PADEK Diluncurkan Besok di Bencoolen Mall, Bertabur Doorprize Menarik
3. Reaksi Alergi
Meskipun jarang terjadi, namum beberapa orang mungkin dapat mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi daun katuk.
Gejala alergi ini dapat berupa ruam kulit, gatal-gatal, atau bahkan reaksi anafilaksis yang lebih serius pada orang yang sensitif.
Oleh karena itu, bagi mereka yang baru pertama kali mencoba daun katuk, sangat dianjurkan untuk memperkenalkan makanan ini sedikit demi sedikit.
Jika kamu menemukan adanya tanda-tanda reaksi alergi, sebaiknya segera menghentikan konsumsi dan berkonsultasi dengan tenaga medis.
BACA JUGA:Jalan Berlubang di Simpang Polda Bengkulu Bahayakan Pengendara
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Puluhan Rumah di Desa Rindu Hati Kembali Terendam Banjir Bandang
4. Penurunan Kadar Gula Darah
Daun katuk juga dapat berkontribusi pada penurunan kadar gula darah.
Meskipun ini bisa bermanfaat bagi mereka yang menderita diabetes, namun konsumsi daun katuk dalam jumlah yang sangat besar dapat menyebabkan kadar gula darah menurun terlalu rendah, yang dikenal sebagai hipoglikemia.
Gejala hipoglikemia meliputi pusing, kebingungan, kelelahan, dan berkeringat berlebihan.
Bagi kamu yang memiliki penyakit diabetes atau yang sedang dalam pengobatan untuk mengontrol gula darah, sangat penting untuk memantau kadar gula darah secara berkala dan berkonsultasi dengan dokter sebelum menambah asupan daun katuk secara signifikan.
BACA JUGA:Revitalisasi Pasar Barukoto, Pemkot Bengkulu Gelontorkan Dana Rp7,6 Miliar
BACA JUGA:Warga Kota Bengkulu Keluhkan Air PDAM Sering Tidak Mengalir
5. Interaksi dengan Obat-obatan