BENGKULU, BETVNEWS – Proses penyelidikan terkait insiden tenggelamnya kapal wisata di perairan Pulau Tikus, Kota Bengkulu, masih terus berlangsung.
Hingga Selasa (13/5), pihak kepolisian telah memeriksa 21 orang saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan laut yang menewaskan delapan orang tersebut.
Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami berbagai aspek dalam proses penyidikan.
BACA JUGA:Cocok untuk Kaum Rebahan, Ini Rekomendasi Pilihan Aplikasi Penghasil Uang yang Bisa Dicoba Dirumah
BACA JUGA:Ciri-ciri Teh Kombucha Berkualitas Baik, Penting Memeriksa 6 Hal Ini
"Kami masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli. Jika nanti ditemukan unsur pidana, tentu akan kami sampaikan," ujar Kombes Pol Sudarno.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penetapan tersangka karena masih diperlukan waktu untuk mengumpulkan bukti yang cukup.
Salah satu poin penting yang masih dalam penelaahan adalah dugaan overkapasitas kapal yang digunakan saat insiden terjadi.
Terkait hal itu, Sudarno menyebut bahwa hasil akhirnya akan sangat bergantung pada pemeriksaan saksi ahli.
BACA JUGA:Jangan Mengonsumsi Teh Kombucha yang Berjamur, Ini 3 Bahaya yang Ditimbulkan untuk Kesehatan
BACA JUGA:Wajah Semakin Cerah dan Glowing, Simak Disini Manfaat Kecantikan yang Tersembunyi dari Kacang Hijau
Untuk mendukung proses penyelidikan, pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Kementerian Perhubungan dari Jakarta.
Lebih lanjut, Kapolresta Bengkulu menekankan pentingnya pembenahan sistem jasa perjalanan wisata di daerah tersebut. Ia menyebut bahwa sejumlah pihak terkait telah dilibatkan dalam diskusi antisipatif.
"Kita ingin menyelamatkan pariwisata di Bengkulu agar tetap berjalan dengan baik. Ini membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk regulasi yang harus ditata ulang. Harapan kita, kejadian ini menjadi yang pertama dan terakhir," jelasnya.
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele! Ini Efek Samping yang Ditimbulkan Jika Konsumsi Kacang Hijau Secara Berlebihan