Buntut Kisruh Perpisahan TK Dharma Bakti, Sekolah dan Wali Murid Sepakat Damai

Kamis 12-06-2025,13:53 WIB
Reporter : Tri Imron
Editor : Ria Sofyan

BENGKULU, BETVNEWS – Setelah viralnya video yang menayangkan cekcok antara orang tua murid dan guru TK Dharma Bakti Kota Bengkulu, kini pihak-pihak terkait telah melakukan mediasi.

Video tersebut sempat menyedot perhatian warganet lantaran memperlihatkan ketegangan antara wali murid dan guru yang terjadi di sebuah rumah makan di kawasan Sawah Lebar.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, para orang tua memprotes dugaan pengucilan terhadap 11 anak yang tidak diajak dalam acara makan-makan bersama.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, bersama pihak kelurahan Pagar Dewa, melakukan mediasi di TK Dharma Bakti pada Kamis (12/6/2025).

BACA JUGA:Diduga Dikucilkan, Ternyata Orang Tua Siswa TK Dharma Bakti Tak Baca Pesan Grup

BACA JUGA:Klik Link Resmi Ini, Langsung Cair Saldo DANA Gratis Rp199 Ribu Rupiah, Klaim Sekarang Juga!

Mediasi yang berlangsung hampir dua jam ini berjalan alot, dengan argumen dari kedua belah pihak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan bahwa kejadian ini merupakan akibat dari miskomunikasi, bukan bentuk pengucilan yang disengaja dari pihak sekolah.

“Acara perpisahan itu bukan dari sekolah, tapi dari wali murid. Sudah diumumkan di grup WhatsApp kelas, namun ada yang tidak membaca. Dari 57 siswa yang lulus, 21 diajak makan bersama oleh orang tua di rumah makan, 11 anak ikut kegiatan mandiri di pantai, dan sisanya tidak ikut,” ujar Ilham Putra.

Ia pun menyebutkan mediasi berjalan cukup panjang karena perdebatan terjadi, namun semuanya telah diselesaikan secara damai.

BACA JUGA:Diperiksa Kejari, Eks Bupati Rejang Lebong Terseret Kasus Dugaan Korupsi

BACA JUGA:Festival Tabut 2025, Pemprov Bengkulu Datangkan Duta Besar Negara Sahabat hingga Tokoh Nasional

“Cukup alot ya, apalagi ini emak-emak, jadi cukup lama. Namun ini sudah kita selesaikan, sudah saling memaafkan ya, sudah buat video permintaan maaf juga,” tambahnya.

Perwakilan orang tua dari 11 murid, Renta Siska Lia, menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi, dan memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak akan diperpanjang.

“Saya mewakili ke-11 wali murid meminta maaf atas peristiwa yang sempat viral kemarin. Saat ini kami sudah berdamai dan tidak akan memperpanjang masalah ini,” katanya.

Kategori :