BACA JUGA:Tak Hanya Buahnya, Inilah Segudang Manfaat Kulit Apel untuk Kesehatan, Ampuh Melancarkan Pencernaan
Gula ini dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah, terutama jika dikonsumsi tanpa diimbangi dengan makanan lain yang mengandung serat, protein, atau lemak.
Peningkatan kadar gula darah ini dapat menyebabkan resistensi insulin, yaitu kondisi di mana sel-sel tubuh tidak merespons hormon insulin dengan baik.
Insulin sendiri berfungsi mengatur metabolisme gula dalam tubuh.
Jika terjadi resistensi insulin, risiko untuk mengembangkan penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke menjadi lebih tinggi.
Selain itu, gula yang berlebihan akan disimpan sebagai lemak dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kegemukan dan obesitas.
3. Masalah pencernaan
Mengonsumsi buah kelengkeng sebelum sarapan bisa berbahaya karena dapat mengiritasi lambung dan usus.
BACA JUGA:Pusing Dengar Suara Tikus di Rumah? Gunakan 7 Bahan Alami untuk Mengusirnya, Cek Daftarnya di Sini
BACA JUGA:Cek! Begini Cara Mengolah Jahe Jadi Obat Tradisional, Ada Jahe Madu hingga Jahe Susu
Ini adalah efek samping paling serius jika tidak ditanggapi dengan serius.
Hal ini dikarenakan buah kelengkeng mengandung asam yang tinggi, dan jika dimakan saat perut kosong, bisa menyebabkan lapisan pelindung lambung dan usus rusak.
Gejala yang ditimbulkan seperti mual, muntah, diare, sakit perut, dan kembung.
Jika tidak segera ditangani, keracunan buah kelengkeng bisa berakibat fatal karena menyebabkan dehidrasi, kehilangan elektrolit, dan gangguan keseimbangan asam-basa.
BACA JUGA:Tak Hanya Menghangatkan Tubuh, Kenali Tawaran Manfaat Lainnya Minuman Jahe Susu untuk Kesehatan
BACA JUGA:Manfaat Lain Bawang Hitam yang Dapat Menjaga Kesehatan Jantung, Cek di Sini Lengkapnya