Keren! UNIB Punya Museum Serangga, Pertama dan Terbesar di Provinsi Bengkulu

Senin 13-10-2025,17:24 WIB
Reporter : Diska Ara
Editor : Ria Sofyan

Saat ini, koleksi yang tersimpan di museum mencapai ribuan spesies dari berbagai daerah.

“Kayaknya 3 ribu atau 4 ribu spesies yang ada di sini dan mayoritas itu yang kecil. Kalau yang besar ya memang terbatas, tapi kita punya koleksi yang kecil,” tuturnya.

BACA JUGA:New Honda ADV 160 Dilaunching, Astra Motor Berikan Diskon 25% Pembelian Official Apparel

BACA JUGA:Belasan Ribu Nomor Rekening Penerima Bansos Digunakan Untuk Judi Online dan Pinjaman Online

Dari ribuan spesies tersebut, kelompok serangga hymenoptera atau lebah-lebahan menjadi koleksi terbanyak.

“Di sini yang paling banyak koleksi kita itu adalah hymenoptera sebenarnya, lebah-lebahan ya. Tapi yang dominan kalau dilihat secara sekilas yang paling besar adalah lepidoptera atau kupu-kupu,” tambahnya.

Namun, tidak semua spesies mudah didapatkan. Prof. Agustin menuturkan bahwa beberapa jenis, terutama dari famili lucanidae seperti kumbang tanduk rusa, tergolong langka.

“Yang sulit dicari adalah dari lucanidae itu kumbang tanduk rusa atau kumbang tanduk capit dua. Itu yang agak langka sekali. Semakin besar semakin sulit ditemui karena usianya semakin lama,” ujarnya.

BACA JUGA:Beri Dukungan Penuh, Wagub Mian Saksikan Langsung Penampilan Peserta STQH Bengkulu di Kendari

BACA JUGA:Hasil Skrining Dinas Kesehatan, 17.695 Orang di Kota Bengkulu Beresiko HIV

Sebagian besar koleksi berasal dari wilayah Bengkulu, namun ada pula beberapa yang diperoleh dari luar daerah.

“Rata-rata ini dari provinsi Bengkulu semua. Memang ada beberapa yang dari Sulawesi yang kita dapatkan dari luar,” jelasnya.

Proses pengawetan serangga dilakukan dengan cara sederhana tanpa bahan kimia, melainkan menggunakan pengeringan alami.

“Pengawetan pertama itu setelah kita tangkap kemudian kita susun bagian-bagian tubuhnya itu sesuai dengan bentuk yang kita inginkan. Kemudian kita cukup menaruhnya di oven dengan suhu 40 50 derajat. Kita bisa buat sendiri dari kaleng kue gitu, taruh bohlam di situ juga itu sampai 5 atau 7 hari,” terangnya.

BACA JUGA:Inisiasi Pengawasan Bertajuk 'SAMA BEKEN', Balmon Bengkulu: Frekuensi Radio Aman, Kebencanaan Terkendali

BACA JUGA:Astra Motor Bengkulu Resmi Launching New Honda ADV 160, Motor Adventure Berfitur Canggih

Kategori :