Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Jonaidi SP: Pemerintah Siap Bantu Fasilitasi Petani

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Jonaidi SP: Pemerintah Siap Bantu Fasilitasi Petani

Jonaidi, SP, MM., Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu. --(Sumber Foto: Tim/Betv)

BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah Provinsi BENGKULU siap memfasilitasi petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi BENGKULU Jonaidi SP.

Politikus muda asal Seluma tersebut memastikan, pemerintah provinsi hingga pusat akan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan para petani.

"Kami siap memberikan fasilitas kepada para petani demi membantu produkticitas pertanian di Provinsi Bengkulu," ujarnya.

BACA JUGA:APBD Provinsi Bengkulu 2024 Sebesar Rp3,122 Triliun, Jonaidi SP: Prioritas untuk Kesejahteraan Masyarakat



Pemerintah memastikan akan memberikan berbagai kebutuhan petani mulai dari bibit, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga perawatan terhadap tanaman.

Kendati demikian, bantuan tersebut tidak serta merta diberikan kepada petani begitu saja.

BACA JUGA:Memasuki Akhir Tahun, Jonaidi SP Minta Proyek Pembangunan Selesai Tepat Waktu

Jonaidi menuturkan, untuk mendapatkan bantuan tersebut, setiap kelompok tani harus mengajukan proposal.

Sebab menurut aturan yang berlaku, bantuan pertanian tersebut dianggarkan berdasarkan usulan dan nantinya akan ada laporan.

"Asalkan mau memberikan proposal, maka setiap kelompok tani bisa diberikan bantuan sesuai kebutuhan. Mau bibit, pupuk, ataupun alat-alat pemeliharaan, semua bisa direalisasikan," jelas Jonaidi, SP. 

BACA JUGA:Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Harus Tepat Sasaran

Selain itu, Jonaidi SP juga menyebut, bahwa hanya kelompok tani yang berbadan hukum saja yang bisa mengajukan proposal bantuan.

Jika sudah mengajukan proposal dan memenuhi segala persyaratan, maka bantuan akan segera disalurkan secara bertahap kepada kelompok tani yang membutuhkan fasilitas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: