Bank Indonesia

Update Harga Pangan di Bengkulu: Beras dan Cabai Stabil, Harga Daging Sapi Serta Ayam Justru Melonjak

Update Harga Pangan di Bengkulu: Beras dan Cabai Stabil, Harga Daging Sapi Serta Ayam Justru Melonjak

Update Harga Pangan di Bengkulu: Beras dan Cabai Stabil, Harga Daging Sapi Serta Ayam Justru Melonjak--(Sumber Foto: Imron/BETV)

BENGKULU, BETVNEWSDinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Kota BENGKULU merilis laporan terbaru terkait perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah perkotaan. Secara umum, mayoritas komoditas pangan masih terpantau stabil, namun kenaikan harga mulai merangkak naik pada sektor daging sapi dan ayam potong.

Sejumlah bahan pangan penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, hingga cabai dipastikan belum mengalami lonjakan harga yang berarti. Kondisi ini memberikan sedikit napas lega bagi masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi.

Sekretaris Disperdagrin Kota Bengkulu, Firjoni Apriyanto, membenarkan bahwa pergerakan harga yang cukup mencolok justru terjadi pada komoditas protein hewani.

Berdasarkan data terkini di lapangan, harga ayam potong mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp44.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Tren serupa juga diikuti oleh harga daging sapi segar yang kini dibanderol Rp150.000 per kilogram, naik dari harga normal Rp145.000.

BACA JUGA:Sawah 72 Hektare Terancam, Bupati Bengkulu Selatan Instruksikan Perbaikan Irigasi Muara Payang

BACA JUGA:Stok Elpiji 3 Kg di Seluma Aman, Disperindagkop Beri Peringatan Keras bagi Penimbun Jelang Lebaran

Merespons fenomena ini, Firjoni mengimbau warga agar tetap jeli dalam berbelanja, terutama saat memilih kualitas bahan pangan yang akan dikonsumsi keluarga.

"Kami berharap masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan bijak dan memilih produk yang masih segar," ungkap Firjoni saat dikonfirmasi.

Kenaikan harga pada sektor daging dan ayam ini diharapkan tidak memicu perilaku belanja berlebihan (panic buying). Pihak Disperdagrin meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengatur pola konsumsi secara proporsional.

Pemerintah Kota Bengkulu melalui Disperdagrin berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan harga di pasar-pasar tradisional. Langkah-langkah strategis akan segera diambil jika ditemukan indikasi spekulasi harga yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi daerah.

BACA JUGA:Atasi Gangguan Ketertiban Ramadan, Dinsos Kota Bengkulu Gencarkan Patroli Anak Jalanan dan Gepeng

BACA JUGA:Rajut Kebersamaan Ramadan, Bidhumas Polda Bengkulu Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Anak Panti Asuhan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait