Bank Indonesia

Aktifkan 300 Ribu Peserta JKN, Pemprov Bengkulu dan BPJS Kesehatan Perkuat Program Pesiar di Desa

Aktifkan 300 Ribu Peserta JKN, Pemprov Bengkulu dan BPJS Kesehatan Perkuat Program Pesiar di Desa

Aktifkan 300 Ribu Peserta JKN, Pemprov Bengkulu dan BPJS Kesehatan Perkuat Program Pesiar di Desa--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWSPemerintah Provinsi Bengkulu bersama BPJS Kesehatan resmi memperkuat sinergi melalui Program Pesiar (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi). Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan perlindungan jaminan kesehatan masyarakat menyentuh hingga ke level pemerintahan desa.

Komitmen ini ditegaskan dalam acara sosialisasi dan penandatanganan kerja sama yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Hotel Nala Sea Side, Kamis (12/3).

Meskipun cakupan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Bengkulu sudah mencapai 100 persen atau sebanyak 2.153.765 jiwa, tantangan baru muncul pada tingkat keaktifan.

BACA JUGA:Kawal THR 2026, Komisi IV DPRD Bengkulu Sediakan QR Code Pengaduan Online

BACA JUGA:Amankan Mudik Lintas Curup-Lubuklinggau, 185 Personel Polres Rejang Lebong Siaga di 5 Pos Strategis

Deputi Direksi Wilayah III BPJS Kesehatan, Anurman Huda, mengungkapkan bahwa tingkat keaktifan peserta saat ini berada di angka 85 persen.

"Masih ada sekitar 15 persen atau kurang lebih 300 ribu peserta yang berstatus tidak aktif. Melalui Program Pesiar, kita akan menyisir kembali masyarakat desa agar mereka mendapatkan pemahaman dan segera mengaktifkan kepesertaannya," jelas Anurman.

Program ini mengandalkan perangkat desa sebagai Agen Pesiar. Tugas utama mereka meliputi penyisiran yang enjangkau wilayah pelosok untuk mencari warga yang belum terproteksi.

Advokasi & registrasi yakni emberikan edukasi manfaat JKN sekaligus membantu proses pendaftaran.

BACA JUGA:Alami Syok Kardiogenik, Terdakwa Kasus Korupsi Perbankan Sartono Meninggal di RS Bhayangkara

BACA JUGA:Wajib Lunas Pajak! Pemkot Bengkulu Kunci Pencairan Gaji ke-13 ASN dan PPPK

Sebagai bentuk apresiasi, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada desa dengan kinerja Agen Pesiar terbaik tahun 2025, di antaranya desa-desa dari Kabupaten Bengkulu Selatan, Kaur, Lebong, dan Rejang Lebong.

Sekda Herwan Antoni menambahkan, jaminan kesehatan merupakan pilar utama program prioritas Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian. Fokus utamanya adalah membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Bengkulu yang berkualitas dan sehat.

"Hingga tahun ini, jumlah desa yang terlibat terus bertambah. Dari 48 desa di 2024, kini bertambah 23 desa lagi. Kami ingin memastikan akses administrasi BPJS tidak lagi sulit bagi warga di pelosok," ungkap Herwan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait