Blanko e-KTP di Seluma Melimpah, Warga Usia 17 Tahun Diminta Segera Perekaman
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Seluma, Elian Suadi--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS – Masyarakat Kabupaten Seluma kini tidak perlu cemas terkait ketersediaan logistik kartu identitas. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Seluma memastikan ketersediaan blanko e-KTP dalam kondisi aman dan mencukupi hingga akhir tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Seluma, Elian Suadi, mengungkapkan bahwa saat ini persediaan blanko e-KTP di gudang penyimpanan masih menyisakan sekitar 6.000 keping. Jumlah tersebut dinilai sangat ideal untuk memenuhi kebutuhan warga dalam beberapa bulan ke depan.
"Persediaan blanko di Dukcapil Seluma sangat aman dan proses perekaman bisa dilakukan kapan saja oleh masyarakat," ujar Elian, Selasa (19/5/2026).
Menyikapi melimpahnya stok fisik kartu tersebut, Elian mengimbau warga yang telah memasuki usia wajib KTP—khususnya para remaja yang baru menginjak usia 17 tahun—untuk segera mendatangi Kantor Dukcapil Seluma guna melakukan perekaman biometrik.
BACA JUGA:Penyaluran BOK Puskesmas se-Bengkulu Capai 27 Persen, Mukomuko Tercatat Belum Cairkan Dana
BACA JUGA:Konvoi Bawa Celurit di Depan Kantor Bupati Seluma, Video Aksi Gangster Diselidiki Polis
Guna mempercepat cakupan kepemilikan dokumen ini, pihak Dukcapil juga telah melayangkan surat pemberitahuan resmi ke seluruh jajaran kecamatan untuk diteruskan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Langkah jemput bola secara administratif ini diharapkan bisa menyisir warga potensial yang belum mengantongi identitas resmi.
"Silakan datang langsung ke Kantor Dukcapil dengan membawa Kartu Keluarga (KK) sebagai dokumen pendukung. Bagi warga yang sudah cukup umur, petugas akan langsung melakukan perekaman dan mengupayakan e-KTP langsung dicetak," jelasnya.
Elian juga memberikan garansi bahwa seluruh rangkaian pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di jajaran Dukcapil Seluma bersih dari pungutan liar (pungli) alias gratis total.
"Seluruh layanan kami gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Kami meminta warga mengurusnya sendiri tanpa melalui calo. Jika nanti stok 6.000 keping ini mulai menipis, kami akan langsung bergerak cepat mengajukan kuota tambahan ke pemerintah pusat," pungkas Elian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: