7 Efek Samping Penggunaan Bunga Lawang Secara Berlebihan, Jangan Sampai Menjadi Masalah untuk Kesehatanmu

Jumat 27-06-2025,14:11 WIB
Reporter : Rizki Indah
Editor : Ria Sofyan

5. Memicu Keracunan Jika Terkontaminasi Jenis Bunga Lawang Lain

Tidak semua bunga lawang aman untuk dikonsumsi lantaran ada beberapa jenis bunga lawang beracun seperti Illicium anisatum yang tampak serupa namun mengandung senyawa toksik.

Jika seseorang mengonsumsi bunga lawang dalam jumlah besar tanpa memastikan jenisnya, maka risiko keracunan menjadi lebih tinggi.

Gejala keracunan yang ditimbulkan dapat berupa mual, muntah, kejang, hingga gangguan pada sistem saraf yang membutuhkan penanganan medis segera.

BACA JUGA:Tenant Festival Tabut 2025 Disewakan hingga Rp17 Juta, Ini Penjelasan Dispar Provinsi Bengkulu

BACA JUGA:Kembali Berulah, Geng Motor Bacok Pelajar SMP Di Kota Bengkulu

6. Meningkatkan Risiko Kejang

Pada dosis tinggi, bunga lawang dapat mempengaruhi sistem saraf pusat terutama pada individu yang memiliki gangguan neurologis.

Oleh sebab itu, penggunaan berlebihan bunga lawang dapat meningkatkan risiko kejang, terutama pada anak-anak dan mereka yang rentan terhadap gangguan saraf.

Hal ini terjadi karena senyawa aktif di dalam bunga lawang dapat merangsang otak secara berlebihan sehingga menyebabkan ketidakseimbangan di dalam sistem saraf.

BACA JUGA:Busui Wajib Tahu Ini, Klaim 5 Manfaat Sayur Katuk untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Produksi ASI Lebih Cepat

BACA JUGA:Buat Teh dari Kayu Manis, Dapatkan 5 Manfaat Ini Ketika Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil

7. Menyebabkan Gangguan Pernapasan  

Konsumsi bunga lawang dalam jumlah berlebihan juga dapat mempengaruhi saluran pernapasan, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kandungan tertentu di dalamnya.

Efek yang ditimbulkan akibat efek samping ini bisa berupa batuk, sesak napas, atau bahkan iritasi pada saluran pernapasan.

Oleh sebab itu, bagi kamu yang memiliki riwayat gangguan pernapasan seperti asma, disarankan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi bunga lawang agar tidak memperparah kondisi pernapasan yang ada.

Kategori :