Tak hanya soal bantuan kendaraan, Rifai juga menegaskan bahwa biaya operasional ambulan akan menjadi tanggung jawab desa masing-masing, mulai dari penyediaan sopir, perawatan, hingga bahan bakar.
BACA JUGA:Cek Sekarang! Efek Samping Minum Teh Berlebihan Ini, Yuk Batasi dan Konsumsi Secukupnya
BACA JUGA:Awas Berbahaya! Inilah 4 Efek Samping Konsumsi Kulit Manggis Secara Berlebihan
Hal ini agar desa dapat menyesuaikan anggaran, namun tetap memberikan layanan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan dalam keadaan darurat.
“Tentunya operasionalnya menjadi tanggung jawab desa. Menyediakan supir, perawatan. Tentunya kita semua bercita-cita agar ambulan tersebut betul-betul membuat rakyat terbantu,” tutup Rifai.
Dengan demikian, kehadiran ambulans ini bukan hanya sekadar fasilitas medis, tetapi juga simbol nyata kepedulian pemerintah sekaligus membawa semangat kemerdekaan langsung ke tengah masyarakat.