Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Yayasan Sehati Bengkulu Olah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Jual

Yayasan Sehati Bengkulu Olah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Jual

Yayasan Sehati Bengkulu Olah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Jual--(Sumber Foto: Vero/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Yayasan Sehati Rafflesia Bengkulu terus berupaya memberikan solusi terhadap permasalahan sampah plastik di masyarakat dengan mengubahnya menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Sri Darni Astuti, pengurus sekaligus pengrajin di Yayasan Sehati, menjelaskan bahwa proses pengolahan sampah dimulai dari  memilah sampah tersebut.

"Dari proses pengumpulan kita harus belajar memilah sampah. Sampah yang mau kita olah memang harus dipilah sesuai jenisnya. Setelah itu, barulah bisa dibuat menjadi suatu kerajinan," ujar Sri.

Berbagai produk dihasilkan dari hasil daur ulang ini. Dari ring minuman saja, bisa dibuat menjadi tempat aqua, tempat permen, tempat tisu, hingga wadah buah.

BACA JUGA:UNIB Gelar Kuliah Umum, Menteri Pertanian Tekankan Peran Generasi Muda Wujudkan Indonesia Emas

BACA JUGA:Lestarikan Budaya Daerah, Sanggar Salsabila Hadirkan Pagelaran Seni Bertajuk 'Warisan Budaya Kite'

Sementara bungkus sachet deterjen,soklin, maupun minuman instan dapat diolah menjadi dompet, tas, tikar, bahkan sajadah.

Untuk pemasaran, Yayasan Sehati sudah memanfaatkan jalur offline maupun online. Produk mereka dipromosikan melalui WhatsApp, Facebook, hingga marketplace seperti Shopee.

"Alhamdulillah kemarin sudah ada orderan dari Bangka Belitung, dan produk kita sudah terkirim ke sana," ungkap Sri Darni.

Meski begitu, kendala masih ditemui terutama dalam ketersediaan bahan baku. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah masih rendah.

BACA JUGA:Kasus 2 Balita Cacingan di Seluma Bengkulu Jadi Perhatian Pemerintah Pusat, Kemenkes Turun Tangan

BACA JUGA:Kejati Bengkulu Jadi Tuan Rumah MoU STIH Adhyaksa dan Unib

"Kadang kita suruh kumpulkan sampah ke sini, tapi kebanyakan masyarakat memilih membakarnya," tambahnya.

Sri Darni menilai usaha daur ulang sampah plastik ini memiliki peluang besar, tidak hanya dalam menjaga kebersihan lingkungan tetapi juga mendukung perekonomian keluarga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait