Puasa Dzulhijjah: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Ilustrasi. niat, tata cara, dan keutamaan puasa dzulhijjah.--(Sumber Foto: Doc/BETV)
Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa 9 Dzulhijjah (Hari Arafah)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةٌ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."
BACA JUGA:5 Cara Sehat Mengonsumsi Daging Kurban Saat Idul Adha, Aman dari Kolesterol Tinggi
2. Tata Cara Puasa Arafah
- Bagun sebelum waktu subuh
- Makan sahur dilengkapi dengan niat
- Menahan nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari
- Tidak boleh makan dan minum di waktu yang disebutkan sebelumnya
- Berbuka saat matahari terbenam atau ketika adzan magrib berkumandang
BACA JUGA: Ini 7 Ide Hidangan saat Lebaran Idul Adha, Rendang Paling Direkomendasikan, Cek yang Lain
3. Keutamaan Puasa Dzulhijjah
Salah Satu Bulan yang Dimuliakan
Keutamaan bulan Dzulhijjah yang pertama adalah menjadi salah satu bulan yang paling dimuliaka Allah SWT. Hal tersebut karena pada bulan ini ada banyak pristiwa baik yang terjadi.
Selain itu, pada bulan ini banyak amalan sunnah yang bisa dikerjakan oleh umat muslim sebagai bentuk kecintaannya kepada Allah SWT.
Diketahui, di dalam isalam terdapat 4 bulan yang paling mulia atau asyhurul hurum dan salah satunya adalah bulan Dzulhijjah. Adapun 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah yang paling istimewa di bulan ini.
BACA JUGA:5 Perbedaan Idul Fitri dan Idul Adha, Mulai dari Waktu Pelaksanaan hingga Ketentuan Bertakbir
Hal tersebut langsung disabdakan oleh Rasulullah SAW di dalam hadis riwayat Bukhari no. 969.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: