Setahun Ludi–Bertha Menakhodai Pagar Alam, 14 Program Prioritas Jadi Fondasi Layanan Publik
Setahun Ludi–Bertha Menakhodai Pagar Alam, 14 Program Prioritas Jadi Fondasi Layanan Publik--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Setahun memimpin roda pemerintahan, Walikota Ludi Oliansyah bersama Wakil Walikota Hj Bertha menegaskan arah kebijakan mereka pada pemerataan pembangunan dan peningkatan layanan publik bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan yang digelar di Lapangan Merdeka, Jumat (20/2/2026).
Forum refleksi menjadi ajang evaluasi terhadap pelaksanaan 14 program prioritas yang dirancang dalam kerangka visi pembangunan “Pagar Alam Serame”, sekaligus mengukur sejauh mana program-program tersebut dirasakan langsung oleh warga.
BACA JUGA:Pledoi Dibacakan, Terdakwa Kasus PTM dan Mega Mall Bengkulu Minta Putusan Bebas
BACA JUGA:Penyaluran THR Rp168 Miliar di Bengkulu Wajib Tuntas 13 Maret
Dalam pemaparannya, Ludi menekankan dua program yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat, yakni bantuan perlengkapan sekolah gratis serta penyediaan ambulans di tingkat kelurahan. Menurutnya, kedua program tersebut menjadi fondasi awal dalam memperkuat pelayanan dasar. Tentu keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta dukungan masyarakat.
“Semua capaian ini lahir dari kerja bersama, bukan kerja satu orang atau satu lembaga saja,” ujar Ludi.
BACA JUGA:Ratusan ASN Pensiun, BKD Provinsi Bengkulu Lakukan Penataan Ulang Pegawai
BACA JUGA:Ekspor Batu Bara Lumpuh, Surplus Perdagangan Bengkulu Januari 2026 Anjlok Drastis 94 Persen
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam memenuhi seluruh janji politik kepada masyarakat. Salah satu perhatian utama adalah keadilan dalam distribusi bantuan pemerintah.
Ludi meminta agar setiap bentuk bantuan disalurkan secara merata dan tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu. Ia juga menekankan bahwa transparansi pelayanan publik menjadi tolok ukur kinerja aparatur di semua sektor.
BACA JUGA:Nasib Harmizal Warga Kepahiang Terjebak di Kamboja, Pemprov Bengkulu Lacak Status di KBRI
“Bantuan harus tepat sasaran dan pelayanan harus transparan. Itu yang terus kami dorong di semua sektor,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
