--(Sumber : iStockPhoto)
Stres sering kali memengaruhi pola makan sehingga beberapa orang cenderung makan berlebihan sebagai cara untuk mengatasi stres, sementara yang lain mungkin kehilangan nafsu makan.
Perubahan dalam kebiasaan makan ini tentunya dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental sehingga dapat menyebabkan penambahan berat badan atau kekurangan gizi.
BACA JUGA:Diprediksi Terus Alami Kenaikan, Kini Harga Biji Kopi di Bengkulu Tembus Rp125 Ribu per Kg
BACA JUGA:Harga Karet di Provinsi Bengkulu Masih Stabil: Karet Kering Rp13.500, Basah Rp13.000
4. Ketegangan Otot
Ketegangan otot terutama di area leher, bahu, dan punggung, merupakan tanda fisik yang sering kali muncul akibat stres sehingga penting untuk mengenali kondisinya.
Hal ini lantaran saat kondisi tubuh berada dalam kondisi stres, maka otot-otot cenderung mengencang sebagai respons terhadap tekanan.
Ketegangan inilah yang dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang berkepanjangan pada tubuh.
BACA JUGA:Tim Saber Pungli Perketat Pengawasan Seleksi PPPK Tahap II di Seluma
BACA JUGA:Terlihat Mirip, Ini 5 Perbedaan Daun Lokio dan Daun Bawang, Punya Kegunaan Berbeda
5. Gangguan Pencernaan
--(Sumber : iStockPhoto)
Masalah pencernaan seperti perut kembung, diare, atau sembelit, juga dapat menjadi tanda stres sehingga kamu perlu mengenalinya.
Hal ini lantaran stres dapat memengaruhi sistem pencernaan dan dapat mengganggu keseimbangan tubuh.
Pasalnya saat seseorang merasa tertekan, fungsi pencernaan dapat terganggu, menyebabkan berbagai masalah gastrointestinal.