Selain kelelahan berlebiha, gejala insomnia lainnya adalah tubuh yang kesulitan untuk berkonsentrasi.
Hal ini lantaran insomnia dapat berdampak pada kemampuan konsentrasi dan daya ingat.
Kurangnya tidur mengganggu fungsi kognitif, membuat seseorang kesulitan fokus pada tugas-tugas sehari-hari dan meningkatkan risiko membuat kesalahan atau kecelakaan.
Untuk mengatasinya, kamu perlu meningkaykan kualitas tidur dengan teknik relaksasi dan menjaga jadwal tidur yang teratur dapat membantu memperbaiki konsentrasi.
BACA JUGA:21 Hewan Ternak di Bengkulu Terkonfirmasi Virus Jembrana
BACA JUGA:ODGJ Masih Berkeliaran Bebas di Kota Bengkulu, Masyarakat Resah
3. Gangguan Sistem Imun
Gangguan pada sistem imun juga dapat menjadi gejala insomnia lantaran ridur yang tidak memadai dapat melemahkan sistem imun tubuh, meningkatkan risiko infeksi dan penyakit.
Bukan hanya itu, terdapat pula sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa kekurangan tidur dapat mempengaruhi respons imun tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap berbagai penyakit.
4. Masalah Kesehatan Mental
--(Sumber : iStockPhoto)
Gejala insomnia sering kali disertai dengan gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.
Oleh sebab itu, gangguan tidur ini dapat memperburuk kondisi emosional, menyebabkan stres, kecemasan, dan perubahan mood yang signifikan.
Kamu bisa mengatasi masalah tidur ini dengan bantuan terapi atau konseling dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi. Teknik pengelolaan stres dan relaksasi juga penting untuk menjaga kesehatan mental.
BACA JUGA:Dapat Mencerahkan Warna Kulit, Cek Manfaat Lengkap Ampas Teh di Sini
BACA JUGA:Pemkab Seluma Belum Terima Pengunduran Diri Kades dan Perangkat yang Lulus PPPK