Meskipun daun bandotan menawarkan banyak manfaat, penggunaannya tidak bebas risiko. Kandungan pyrrolizidine alkaloid dalam daun ini dapat bersifat toksik jika dikonsumsi dalam jangka panjang atau dalam jumlah besar.
Adapu beberapa efek samping yang ditimbulkan dianatranya adalah gangguan hati dan ginjal.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029, Ini 7 Program Prioritas Pembangunan Daerah
Oleh karena itu, penting untuk membatasi dosis konsumsi daun bandotan. Konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal sebelum memulai pengobatan ini, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan lain yang memerlukan perhatian khusus.
Demikian cara mengolah daun bandotan untuk mengatasi asam lambung. Semoga informasi ini membantui dan bermanfaat.