Bank Indonesia

Arus Deras Sungai Air Seluma Hanyutkan Jembatan, Desa Lubuk Resam Terisolasi

Arus Deras Sungai Air Seluma Hanyutkan Jembatan, Desa Lubuk Resam Terisolasi

Arus Deras Sungai Air Seluma Hanyutkan Jembatan, Desa Lubuk Resam Terisolasi--(Sumber Foto: Jul/BETV)

SELUMA, BETVNEWS - Urat nadi transportasi di Kecamatan Seluma Utara terputus total setelah jembatan penghubung di Desa Lubuk Resam hancur diterjang banjir bandang.

Luapan Sungai Air Seluma yang dipicu hujan ekstrem sejak Minggu, 5 April 2026, menghanyutkan bagian pangkal jembatan hingga mengakibatkan akses kendaraan roda dua maupun roda empat mati total.

Kondisi ini memaksa warga setempat terjebak dalam isolasi, mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur mobilisasi utama di wilayah tersebut.

Dahsyatnya arus sungai tidak hanya merusak infrastruktur publik, tetapi juga menghancurkan aset ekonomi masyarakat. Menurut kesaksian warga setempat, Saripudin (65), sebuah mesin penggilingan padi milik warga turut raib tersapu banjir.

BACA JUGA:Waspada Campak di Kota Bengkulu, Dinkes Petakan Wilayah Rawan dan Siapkan Protokol Masker

BACA JUGA:Pantai Jakat hingga Pasir Putih Kian Nyaman, Puluhan Gazebo Gratis Siap Manjakan Wisatawan

"Pangkal jembatan hanyut, jadi tidak bisa dilewati sama sekali. Mesin penggilingan padi juga ikut terbawa arus," ungkap Saripudin dengan nada getir.

Dampak paling krusial dirasakan oleh sektor pendidikan. Jalur yang menghubungkan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan SMP di desa tersebut kini terputus total. Para pelajar kehilangan akses aman untuk menuju sekolah karena jembatan yang menjadi tumpuan harian mereka telah raib.

"Akses dari MI ke SMP tidak bisa dilalui lagi, karena satu-satunya jalan hanya lewat jembatan itu," tambahnya.

Berdasarkan pendataan di lapangan, selain memutus jembatan, luapan sungai juga merendam sedikitnya 15 unit rumah warga di Desa Lubuk Resam. Genangan air yang masuk ke pemukiman memperparah kesulitan warga yang kini kehilangan akses transportasi.

BACA JUGA:Iduladha 2026, Distan Bengkulu Selatan Verifikasi Kelayakan 896 Hewan Kurban

BACA JUGA:Sebulan Menuju Iduladha 1447 H, Distan Seluma Intensifkan Pendataan Stok Hewan Kurban

Saat ini, warga sangat menantikan langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Seluma dan instansi terkait untuk mendirikan jembatan darurat atau solusi teknis lainnya.

"Kami sangat berharap segera ada tindak lanjut, karena aktivitas masyarakat saat ini terganggu," tegas Saripudin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: