Santap Menu Nugget dan Telur, 7 Murid SDN 18 Kepahiang Diduga Keracunan Makanan MBG

Santap Menu Nugget dan Telur, 7 Murid SDN 18 Kepahiang Diduga Keracunan Makanan MBG

Santap Menu Nuget dan Telur, 7 Murid SDN 18 Kepahiang Diduga Keracunan Makanan MBG--(Sumber Foto: Hendri/BETV)

KEPAHIANG, BETVNEWS – Sebanyak tujuh orang pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 Kecamatan Kepahiang terpaksa dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kelobak.

Para siswa ini diduga kuat mengalami keracunan massal setelah menyantap paket menu makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah mereka.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, petaka ini bermula sesaat setelah para korban mengonsumsi paket menu MBG dengan lauk-pauk berupa nugget dan olahan telur.

Selang beberapa saat setelah menghabiskan makanan tersebut, ketujuh murid ini mulai mengeluhkan gejala klinis yang serupa. Mereka mengalami mual-mual mendadak, pusing, sakit perut melilit, hingga muntah-muntah di area sekolah.

Melihat kondisi kesehatan para siswa yang drop secara bersamaan, pihak sekolah langsung mengambil tindakan cepat. Seluruh korban langsung dievakuasi menggunakan kendaraan operasional ke Puskesmas Kelobak guna mendapatkan pertolongan pertama secara medis.

BACA JUGA:Wanti-wanti Sekolah Saat SPMB 2026, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan Tak Ada Jual Beli Kursi

BACA JUGA:Dinkes Mukomuko Perketat Pengawasan Depot Air Minum, Dari 94 Baru 22 yang Miliki Rekomendasi Kesehatan

Petugas medis Puskesmas Kelobak yang menerima para pasien langsung memberikan penanganan darurat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Petugas melakukan pemasangan cairan infus serta pemberian obat-obatan penawar racun dan anti-mual untuk menetralisir kondisi tubuh korban.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi para pelajar dilaporkan sudah berangsur stabil dan membaik. Kendati demikian, mereka masih harus menjalani perawatan intensif serta observasi di bawah pengawasan ketat tim dokter.

"Tadi sayurnya telur sama nugget," ucap salah satu korban yang terbaring diranjang perawatan IGD Puskesmas Kelobak.

BACA JUGA:Baru Menyasar 15 Ribu Jiwa, Dinkes Sebut Capaian Cek Kesehatan Gratis di Kota Masih Minim

BACA JUGA:Masuk Kalender KEN, Persiapan Festival Tabut 2026 Diklaim Hampir Rampung

Sementara itu, pihak terkait masih melakukan investigasi mendalam dan mengambil sampel sisa makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti dari dugaan keracunan massal ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait